KONSEP ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MENURUT PARA AHLI - Spinach Blog
Headlines News :

Blogroll

Pages

Home » » KONSEP ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MENURUT PARA AHLI

KONSEP ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MENURUT PARA AHLI

Written By Muhammad Sulkan on Senin, 10 Oktober 2011 | 21.25

1. Menurut Sumantri, IPS merupakan suatu program pendidikan dan bukan sub-disiplin ilmu tersendiri, sehingga tidak akan ditemukan baik dalam nomenklatur filsafat ilmu, disiplin ilmu-ilmu sosial (social science), maupun ilmu pendidikan.
Penjelasan: Dalam hal ini, Sumantri berpendapat bahwa Ilmu Pengetahuan Sosial itu sendiri merupakan kumpulan ilmu-ilmu sosial yang dipilih dan disesuaikan bagi penggunaan program pendidikan di sekolah atau kelompok belajar lainnya yang sederajat.
2. Menurut Mulyono Tj., IPS merupakan suatu pendekatan interdisipliner (Inter-disciplinary Approach) dari pelajaran Ilmu-ilmu Sosial. IPS merupakan integrasi dari berbagai cabang Ilmu-ilmu Sosial, seperti sosiologi, antropologi budaya, psikologi sosial, sejarah, geografi, ekonomi, ilmu politik, dan sebagainya.
Penjelasan: Menurut Mulyono Tj., IPS merupakan cara pandang terhadap pelajaran ilmu-ilmu sosial dengan menggunakan lebih dari satu pendekatan seperti sosiologi, antropologi budaya, psikologi sosial, sejarah, geografi, ekonomi, ilmu politik, dan sebagainya sehingga diperlukan penguasan pendekatan ilmu-ilmu tersebut dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan social.
3. Social Scence Education Council (SSEC) dan National Council for Social Studies (NCSS), menyebut IPS sebagai “Social Science Education” dan “Social Studies”, seta mendefinisikan IPS, sebagai berikut:
Social studies is the integrated study of the science and humanities to promote civic competence. Whitin the school program, social studies provides coordinated, systematic study drawing upon such disciplines as anthropology, economics, geography, history, law, philosophy, political science, psychology, religion, and sociology, as well as appropriate content from the humanities, mathematics, and natural sciences. The primary purpose of social studies is to help young people develop the ability to make informed and reasoned decisions for the public good as citizen of a culturally diverse, democratic society in an interdependent world.
Dengan kata lain, IPS mengikuti cara pandang yang bersifat terpadu dari sejumlah mata pelajaran seperti geografi, ekonomi, ilmu politik, ilmu hukum, sejarah, antropologi, psikologi, sosiologi, dan sebagainya. Tujuan utama dari IPS adalah untuk membantu pemuda mengembangkan kemampuannya untuk membuat suatu keputusan beralasan dan dspst diinformasikan kepada masyarakat luas demi kepentingan publik sebagai warga Negara yang memiliki keberagaman budaya serta dalam kehidupan bermasyarakat di seluruh penjuru dunia.
Penjelasan: Pendapat yang dikemukakan oleh SSEC hampir sama dengan yang diungkapkan oleh Mulyono Tj. SSEC menambahkan mengenai tujuan IPS, yakni merupakan suatu pengetahuan yang dapat membantu kita untuk dapat berinteraksi dengan orang lain, dapat menyampaikan informasi, dapat membuat suatu keputusan dengan baik, dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan yang memiliki budaya yang beragam, serta dapat menjadi masyarakat yang bersikap demokratis terhadap kepentingan publik.
4. Saidiharjo menegaskan bahwa IPS merupakan hasil kombinasi atau hasil pemfusian atau perpaduan dari sejumlah mata pelajaran seperti: geografi, ekonomi, sejarah, sosiologi, antropologi, politik.
Penjelasan: Kalau Mulyono menekankan pada pendekatan untuk mengapikasikan IPS, Saidiharjo lebih menitikberatkan IPS menjadi semcam kajian atau kumpulan dari beberapa mata pelajaran yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan social.
5. Menurut Dr. Nursid Sumaatmadja, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah suatu mata pelajaran yang kajiannya fokus pada seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial.
Penjelasan: Dengan kata lan, IPS ini merupakan suatu mata pelajaran yang bersumber dari kehidupan sosial di dunia sehingga mengajarkan kita agar lebih mengetahui mengenai kehidupan sosial apa yang telah terjadi, yang akan terjadi, maupun yang seharusnya terjadi.
Kesimpulan:
Berdasarkan pendapat yang telah dikemukakan oleh para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah suatu program pendidikan maupun kumpulan beberapa mata pelajaran yang terkait dengan kehidupan sosial yang berkumpul menjadi satu dengan pendekatan ilmu-ilmu sosial seperti sosiologi, antropologi budaya, psikologi sosial, sejarah, geografi, ekonomi, ilmu politik, dan sebagainya dan dapat dikaji berdasarkan seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial.
1.    Menurut A.K Ellis 1991, IPS adalah :
Ø  Sarana untuk pengembangan diri siswa secara positif yang dirancang untuk membantu siswa menjelaskan duniannya dan memberikan tempat bagi siswa untuk belajar dan mempraktekkan demokrasi dalam meningkatkan kepekakaan siswa terhadap masalah-masalah sosial sertra membantu siswa memperoleh pemahaman dasar ( faundamental understanding ) tentang sejarah, geografi, dan ilmu-ilmu sosial lainnya.
2.    Menurut Barr dan teman-temannya (Nelson, 1987; Chapin dan Messick,1996) ,
IPS adalah :
Ø  Sebuah tradisi yang diajarkan pada siswa sebagai ilmu-ilmu sosial yang berasal dari pewarisan nilai kewarganegaraan ( citizen ship )dari nenek moyang terdahulu dan digunakan sebagai refleksi inquiri.
3. Roberta Woolover dan Kathryn P. Scoot (1987), IPS adalah :
Ø  Suatu pewarisan nilai kewarganegaraan ( citi zenship transmission ) yang diajarkan sebagai pendidikan ilmu-ilmu sosial dalam dalam pengembangan pribadi siswa untuk berfukir reflektif ( reflective inquiry ) dalam proses pengembalian keputusan dan tindak yang rasional.
4. Edgar B Wesley mengatakan bahwa IPS adalah :
Ø  Pelajaran yang sangat simple dan sederhana untuk pengajaran pedagogic disekolah, menurut pendapat ini pelajaran IPS mempelajari tentang ilmu – ilmu sejarah geografi, ekonomi, sosiologi, dan campuran dari beberapa ilmu social dimasyarakat.
5. John Jarolimek mengemukakan bahwa IPS adalah :
Ø  Suatu pelajaran serbagai kurikulum sekolah dasar yang menggambarkan beberapa konten atau mata pelajaran dari IPS , sejarah, sosiologi, ilmu politik, ilmu psikologi, filosofo/sejarah, antropologi, dan ekonomi.
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Spinach Blog - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger